Artikel cara membuat blog yang benar untuk bisnis online
ini sengaja dibuat untuk membantu mereka yang mencoba memanfaatkan blog
sendiri sebagai media promosi. Kenapa ini perlu? Karena banyak sekali
orang yang sudah ketahuan bisnis onlinenya akan gagal sejak blog mereka jadi....
orang yang sudah ketahuan bisnis onlinenya akan gagal sejak blog mereka jadi....
Di dalam artikel ini saya tidak akan membahas lagi cara membuat blog sendiri menggunakan blogspot atau cara membuat website menggunakan CMS wordpress. Itu silahkan teman-teman baca sendiri dengan mengklik link di atas.
Saya anggap teman-teman sudah mempunyai blognya, tinggal bagaimana cara
membuat blog yang sudah ada ini menjadi cukup powerful sebagai alat
marketing online anda.... Jadi mari kita lakukan tahap pertama dari
membuat sebuah blog untuk bisnis.
Jadi coba daftarkan akun Google anda pada adwords dan lakukan riset untuk mengetahui jumlah pencarian bulanan di dalam bisnis anda. Tapi sebelum anda melakukan itu sebaiknya anda duduk di meja dengan selembar kertas dan tuliskan kata-kata kunci apa saja yang akan mungkin diketikkan oleh orang yang mencari produk anda....
Buat kata-kata kunci di dalam daftar anda dengan panjang maksimal 3 kata alias (kata kunci pendek). Kumpulkan beberapa kata kunci pendek tersebut dan riset dengan menggunakan Google Keyword Planner. Lebih jelasnya baca artikel di bawah ini....
Cara Melakukan Riset Kata Kunci di Google Keyword Planner
Melakukan Riset Kata Kunci Sebelum Membuat Blog
Ini adalah langkah paling awal yang perlu anda lakukan sebelum membuat blog untuk bisnis online anda. Ini sangat perlu! Jangan sampai anda sudah mengeluarkan waktu, uang, dan tenaga hanya untuk membangun sesuatu yang sebenarnya pencariannya sangat minim.Jadi coba daftarkan akun Google anda pada adwords dan lakukan riset untuk mengetahui jumlah pencarian bulanan di dalam bisnis anda. Tapi sebelum anda melakukan itu sebaiknya anda duduk di meja dengan selembar kertas dan tuliskan kata-kata kunci apa saja yang akan mungkin diketikkan oleh orang yang mencari produk anda....
Buat kata-kata kunci di dalam daftar anda dengan panjang maksimal 3 kata alias (kata kunci pendek). Kumpulkan beberapa kata kunci pendek tersebut dan riset dengan menggunakan Google Keyword Planner. Lebih jelasnya baca artikel di bawah ini....
Cara Melakukan Riset Kata Kunci di Google Keyword Planner

Kalau jumlah pencariannya cukup baik, dan anda merasa sanggup merubah 1
dari 100 orang itu menjadi konsumen, maka itu pertanda awal bahwa anda
bisa memulai bisnis online anda... Tapi apakah 1/100 dari jumlah
pencarian yang anda temukan itu sudah cukup memuaskan anda? Jika ya,
silahkan melanjutkan membangun toko online anda....
Sebenarnya 1 dari 100 orang itu bukan angka baku. Ada bisnis yang lebih
lecil dari itu, dan ada juga bisnis yang bisa menyentuh 10 dari 100
orang...
Menentukan Jenis Dari Bisnis Online Anda
Ini adalah sesuatu yang sangat penting, karena anda harus bisa membedakan jenis bisnis anda dari bisnis yang lainnya. Beda jenis bisnisnya, beda pula rancangan blog yang harus dibuat. Jadi mana di antara 3 jenis di bawah ini yang sesuai untuk bisnis anda?- 1 kategori produk saja dan 1 item
- 1 kategori produk saja dan banyak item
- Banyak kategori produk dan tentu saja banyak item
Kenapa anda harus mengetahui hal yang satu ini? Karena dalam merancang
sebuah blog untuk keperluan bisnis anda harus memikirkan yang namanya
landing page. Apa itu landing page? Itu adalah sebuah halaman yang anda
targetkan sebagai tempat para pengunjung akan tiba dari mesin pencari.
Jadi halaman itu harus benar-benar dibuat serepresentatif mungkin
sehingga lebih banyak pengunjung yang berubah menjadi konsumen.
Cara Membuat Blog Untuk 1 Kategori 1 Line Item
Untuk melakukan ini, maka anda harus menjadikan homepage sebagai landing
page utama sekaligus halaman untuk mendeskripsikan produk secara
detail. Anda bisa menambahkan halaman-halaman lain sebagai penunjang
seperti cara memesan, atau halaman yang menjelaskan profil bisnis anda.
Apakah hanya itu saja yang perlu anda buat? Tentu tidak. Kebanyakan
produk itu hanya mempunyai pencarian yang kecil, jadi anda harus membuat
sebanyak mungkin artikel yang berada di seputaran produk itu.
Misalnya anda membuat blog untuk menjual produk A yang berguna untuk
menghilangkan jerawat, maka anda bisa membuat banyak artikel seputar
jerawat. Tujuannya adalah untuk menjaring pengunjung yang adalah pasar
potensial bagi produk anda.... Jadi semakin banyak artikel, maka akan
semakin banyak pula ragam kata kunci yang akan anda kuasai.
Mungkin ada yang bertanya, kalau terus menambah artikel, maka artikel
landing page akan tersingkir dari homepage.... Tentu tidak kalau anda
membuat artikelnya statis seperti yang ada di homepage blog saya ini.
Jadi walaupun saya terus menambah artikel .... tetap saja artikel statis
itu ada di homepage.
Jadi untuk tipe ini hanya ada 1 landing page yaitu homepage. Sedangkan artikel tambahan adalah bersifat sebagai "jaring" untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengunjung.....
Jadi untuk tipe ini hanya ada 1 landing page yaitu homepage. Sedangkan artikel tambahan adalah bersifat sebagai "jaring" untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengunjung.....
Cara Membuat Blog Untuk 1 Kategori dengan Banyak Line Item
Hampir semuanya sama dengan di atas, yang berbeda hanyalah penjelasan
detil dari setiap produk anda buatkan halaman sendiri, dan jangan
difokuskan pada homepage karena terlalu banyak variasi akan melemahkan
fokus kata kunci.
Itu berarti homepage ditujukan untuk menguasai kata kunci yang umum saja. Misalnya anda membuat blog untuk menjual tas, maka halaman muka itu ditargetkan menguasai kata kunci "jual tas online" atau "toko tas online"; sedangkan halaman artikel dibuat untuk menguasai kata kunci yang lebih mendetil lagi alias long tail keyword seperti: "Jual Tas Kantor warna merah 3 ruang", atau "Jual Tas Pesta Kulit Warna Coklat". Kalau anda merasa variasi produk sangat banyak, maka tidak perlu lagi membuat artikel penunjang.... Tapi tidak ada salahnya juga jika anda mau membuatnya.
Di sini Landing Page bisa cukup menyebar, karena homepage tetap sebagai landing page keyword utama, dan halaman-halaman produk menjadi landing page untuk long tail keyword
Itu berarti homepage ditujukan untuk menguasai kata kunci yang umum saja. Misalnya anda membuat blog untuk menjual tas, maka halaman muka itu ditargetkan menguasai kata kunci "jual tas online" atau "toko tas online"; sedangkan halaman artikel dibuat untuk menguasai kata kunci yang lebih mendetil lagi alias long tail keyword seperti: "Jual Tas Kantor warna merah 3 ruang", atau "Jual Tas Pesta Kulit Warna Coklat". Kalau anda merasa variasi produk sangat banyak, maka tidak perlu lagi membuat artikel penunjang.... Tapi tidak ada salahnya juga jika anda mau membuatnya.
Di sini Landing Page bisa cukup menyebar, karena homepage tetap sebagai landing page keyword utama, dan halaman-halaman produk menjadi landing page untuk long tail keyword
Cara Membuat Blog Untuk Banyak Kategori dengan Banyak Line Item
Kalau bentuk bisnis anda seperti ini, maka anda harus membuat blog yang
cukup mengutamakan peranan dari halaman-halaman kategori.... Itu berarti
halaman muka, halaman kategori, dan halaman produk akan menjadi landing
page di blog ini....
Jadi homepage menjadi landing page keyword
umum seperti "Jual Online Terpercaya. Setelah itu halaman kategori
menjadi landing page utama dari produk, misalnya menargetkan kata kunci
"Jual Online Jaket Motor Wanita".... Sekarang tinggal mengoptimasi
halaman-halaman produk menjadi target untuk kata kunci panjang, seperti
"Jual online jaket motor wanita bahan kulit domba jepara warna hitam"
Jadi
seperti yang anda lihat, semakin kompleks produk anda, maka semakin
banyak pula landing page yang anda butuhkan, sehingga semakin besar pula
potensi trafik yang bisa anda dapatkan ... Are you happy? Nanti dulu,
karena ini akan diikuti pertambahan persentase beban backlink yang pada
website campuran akan jauh lebih besar dari pertambahan persentase
trafiknya... Are you ready?
Merancang Landing Page Pada Blog Yang Akan Dibuat
Saya ulangi terlebih dahulu, bahwa landing page itu adalah halaman yang
anda harapkan menjadi tempat yang paling sering dikunjungi oleh pembaca.
Oleh karenanya anda harus mempersiapkan halaman ini menjadi sebuah
halaman yang dapat meyakinkan pembaca akan produk anda.
Berapa dari anda yang pernah membuka sebuah blog bisnis online yang
dibuat tidak ada bedanya dengan blog pribadi? Dengan desain ala kadarnya
dan domain gratisan mereka berharap bisa mendapatkan pembeli. Apakah
anda saat mengunjungi blog seperti itu anda tertarik untuk membeli?
Prinsip sederhana dari membuat sebuah blog bisnis online adalah "kenakan
kaca mata konsumen" saat membuat blog anda. Ada banyak sekali orang
yang membuat tulisan panjang lebar alias bertele-tele karena begitu
bersemangat untuk menjelaskan semua kehebatan produknya dalam satu
halaman.
Jadi saya mau membagi sebuah fakta untuk anda bahwa kebanyakan orang malas membaca....
Perhatikan bahwa 500 kata untuk konten sebuah landing page itu sudah
sangat mencukupi. Cukup dalam artian memadai untuk SEO, dan juga cukup
untuk menjelaskan produk atau bisnis secara garis besarnya. Sangat
disarankan untuk tidak jauh melebihi jumlah kata ini, karena kita
berniat membangkitkan antusiasme pembacanya dan bukan membuat mereka
mengantuk.
Jika saya tahu orang malas membaca... lalu kenapa artikel ini dan
artikel saya yang lainnya panjang-panjang? Sederhana saja, karena ini
ditujukan untuk pembelajaran bagi pemula dan bukan jualan.... Artikel
untuk pembelajaran harus dibuat sedetil mungkin. Jika pengunjungnya
malas membaca, ya berarti memang hasratnya pada bidang yang sedang
dibahas itu tidak ada..... dan saya tidak rugi apapun (^_^)
Ok, sekarang coba lihat dua contoh dari landing page di bawah ini....
Saya memasang gambar di atas sama sekali bukan untuk ditiru
mentah-mentah, karena bisnis anda pastinya punya karakter tersendiri.
Bagi anda yang mempunyai banyak produk, tentunya desain di atas akan
sulit untuk anda terapkan pada landing page anda.
Yang ingin saya tekankan adalah perencanaan dari landing page itu harus
dipikirkan sematang mungkin. Mulai dari perpaduan warna, teks, dan
gambar....semuanya itu harus ditujukan untuk kenyamanan mata pengunjung
blog bisnis anda.
Dan tentunya anda mau bertindak sebagai seorang marketing profesional
yang memilih penggunaan kata-kata yang ringkas tapi tepat.... dan ini
hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mampu memposisikan dirinya pada
posisi seorang konsumen.
Berikut ini adalah contoh desain landing page yang bisa anda coba:
Berikut ini adalah contoh desain landing page yang bisa anda coba:
Gunakan Domain Sendiri Pada Saat Membuat Blog Bisnis Online Anda
Sekarang anda sudah selesai membuat blog untuk bisnis anda, dan anda
merasa tampilan dari blog ini sudah Ok. Apakah itu berarti anda sudah
siap? Belum, pertimbangkan lagi satu hal ini: "Orang-orang akan sulit
mempercayai anda jika anda memakai nama domain gratisan". Kalau konsumen
anda adalah orang yang buta internet mungkin tidak menjadi masalah...
Tapi kalau sebaliknya, maka anda akan terlihat tidak bonafid, karena
membayar 100 ribu rupiah per tahun untuk sebuah nama domain saja tidak
bisa.
Lakukan Optimasi Pada Blog Yang Baru Anda Buat
Selesai membuat blog bukan akhir dari perjalanan, tapi awal dari
perjalanan beratnya. Sekarang anda harus membawa banyak orang menuju
halaman website anda. Anda bisa mengundang banyak orang dari berbagai
media sosial, tapi tetap saja sumber trafik terbaik adalah mesin
pencari, karena mereka yang datang dari mesin pencari itu memang
benar-benar membutuhkan barang atau jasa, karena mereka yang mencari
sendiri.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar